Posted by: Admin | March 18, 2009

Buffet Ala Ayam Goreng Fatmawati

Tak ada rotan akarpun jadi…Apa hubungannya dengan buffet ala ayam goreng fatmawati?
Konsumen di salah satu cabang Ayam Goreng Fatmawati akan mengadakan acara kantor dan mereka sepakat menginginkan hidangan makanan Ayam Goreng Fatmawati. Jadi dimana masalahnya? Permasalahannya konsumen tersebut menginginkan makanan disajikan dengan sistem prasmanan dan acara dilakukan di tempat gerai tersebut. Jadi masalahnya apa lagi? Masalahnya gerai Ayam Goreng Fatmawati tersebut bukan berupa restoran tetapi terletak di foodcourt dan tidak ada tempat yang memadai untuk acara tersebut yang tentunya agak sulit bila menyajikan ala buffet. Tetapi berkat kerja sama antara karyawan Ayam Goreng Fatmawati dengan pengelola foodcourt akhirnya keinginan konsumen tersebut dapat dikabulkan.
Bagaimana jadinya ditengah keramaian foodcourt, acara tersebut bisa dilaksanakan? Jadilah area meja buffet diberi batas seperti ”police line” agar pengunjung mall yang bukan karyawan kantor tersebut tidak nyelonong berpartisipasi mengambil hidangannya. Dan tentunya ada pengawasan dari karyawan Ayam Goreng Fatmawati.
Akhirnya buffet ala Ayam Goreng Fatmawati berjalan lancar, tak ada kata tak bisa, tak di restoran di foodcourt pun jadi….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: